stats count
LIGA INGGRIS

Soundtrack untuk “Wayne Rooney: Homecoming”

Jika hidup adalah serangkaian adegan, seharusnya tetap ada soundtrack yang pas untuk masing-masing adegan itu. Tak kecuali saat kau lagi ke rumah.

Ada aura melankolis saat kami mengucapkannya: “kembali ke rumah”. Entah sebab sekadar terkenang atau kemungkinan sebab kami meninggalkan urusan yang belum selesai di sana.

“Kembali ke rumah” adalah perkara menyelami lagi ingatan, menelusuri jalan-jalan sepetak di sebelah rumah, atau berhenti di stasiun kecil nan lowong, tak jauh berasal dari tempat kami bakal mengetuk pintu.

Pada Agustus 2004, Wayne Mark Rooney, yang pas itu sedang tunggu lagi tahunnya yang ke-19, meninggalkan rumahnya. Ia berangkat berasal dari Liverpool menuju Manchester, yang jaraknya bisa ditempuh di dalam pas 45 menit mengfungsikan kereta.

Rooney adalah bocah ingusan berasal dari Croxteth, sebuah lingkungan yang tak bisa dibilang mewah di Liverpool sana, dan cuma berjarak 11 menit berasal dari stadion punya Everton, Goodison Park. Rumahnya di Croxteth tidak terlalu besar, cuma memiliki area televisi dan dapur di lantai satu dan dua kamar di lantai atas.

Solidaritas Athletic Bilbao untuk Yeray Alvarez

Mourinho Ingin Pecahkan Rekor untuk Lukaku

Frank De Boer: Saya Mungkin Dipecat Enam Bulan Lagi

Tapi bocah ingusan itulah yang mengejutkan banyak orang Inggris saat ia membobol gawang Arsenal, lima hari sebelum saat lagi tahunnya yang ke-17. Kendati Rooney tetap sempat pulang naik sepeda, dan bermain bola bersama teman-teman seumurnya di jalanan, cerita tidak dulu serupa lagi untuknya.

Semenjak hari itu, Rooney dikenal sebagai prodigy. Calon pemain besar. Pada musim panas 2004 itu, ia meninggalkan Everton, klub yang dibelanya sejak bocah, dan bergabung bersama Manchester United, tempat di mana ia kelak memenangi trofi demi trofi, jadi kapten, dan masuk buku rekor klub.

Tiga belas th. berlalu, terhadap musim panas lainnya, Rooney pada akhirnya pulang. Ia menyongsong tangan terbuka Everton, yang kini menerimanya sebagai pria dewasa. (Kumparan)

Show More

Related Articles