stats count
LIGA INGGRIS

Saran Tiga Pelatih Timnas Untuk Sepak Bola Indonesia

Jakarta – Pelatih tim nasional Indonesia di segala level mulai dari Luis Milla (senior dan U-22), Indra Sjafri (U-19) dan Fakhri Husaini (U-16) memberikan saran demi perbaikan sepak bola Indonesia. Mereka menyampaikannya dalam diskusi yang diselenggarakan PSSI Pers dengan tema Menuju Pentas Dunia, di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/10).

Milla menyebutkan sepak bola Indonesia memiliki potensi untuk bisa berkembang pesat di masa depan. Terlebih menurut pelatih asal Spanyol ini Indonesia memiliki pemain-pemain berbakat.

Namun hal itu menurutnya tidak cukup membuat sepak bola Indonesia ke arah lebih baik. Pelatih yang sempat menangani Spanyol U-21 ini mengimbau Indonesia jangan sampai menyia-nyiakan para talenta muda.

“Saya rasa ada tiga saran yang bisa dilakukan federasi. Pertama, Indonesia butuh kompetisi anak-anak usia muda untuk bertanding,” ujar Milla.

“Kedua, Indonesia membutuhkan pelatih-pelatih yang berkualitas. Lalu yang ketiga Indonesia harus memiliki lapangan dengan insfraktruktur yang bagus, agar perkembangan sepak bola usia muda bisa maju,” tambahnya.

Jika itu semua dilakukan oleh PSSI, Milla menyebut keinginan sepak bola untuk berprestasi bukan jadi mimpi belaka. Meski diakuinya untuk membentuk semua itu butuh proses, mengingat banyaknya jumlah penduduk dan kondisi geografis. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama seluruh stakeholder sepak bola Indonesia, .

“Saya sebagai orang Spanyol melihat Indonesia mempunyai potensi lebih baik lagi ke depannya. Sepak bola terutama usia muda itu butuh waktu dan yang saya lihat anak-anak yang saya latih di timnas U-22 banyak sekali perkembangannya,” lanjut Milla.

Fokus pada pembinaan usia muda

Sementara Indra Sjafri berpesan agar pembinaan pemain muda benar-benar diperhatikan, terutama kompetisi agar mempermudah pencarian pemain berkualitas.

“Kalau ingin tim senior kuat, ya pembinaan usia muda harus dihidupkan dan pelatih serta sarana juga harus diperbaiki,” tutur Indra.

“Baru setelah itu, kami berbicara kompetisi dan dibentuk tim scouting untuk mencari pemain. Jangan lupa didata juga setiap pemain karena kami juga butuh data-data tersebut.”

Sedangkan Fakhri Husaini berharap stakeholder sepak bola Indonesia saling bekerja sama. Seperti PSSI bisa bekerja sama dengan Kemenpora. Kemudian soal pemberdayaan 34 asosiasi provinsi (asprov) untuk menggelar kompetisi di setiap daerah, yang bisa jadi cara ampuh mencari bibit-bibit pemain berkualitas.

“Kalau ini dilakukan dan mempunyai hubungan baik, saya yakin siapa pun pelatih usia muda ke depannya akan sangat mudah mencari pemain berkualitas,” kata Fakhri.

Show More

Related Articles