stats count
Berita TerbaruLIGA INGGRIS

Pemain Inverted Berkaki Kiri di Sisi Kanan Begitu Mengesankan di Lapangan, kenapa?

Pemain inverted adalah pemain yang bermain di area kebalikan dari kaki alaminya, Dia berkaki alami kiri namun berkasi di sisi kanan lapangan atau sebaliknya. Biasanya pemain-pemain ini akan memiliki signature move body faint, cut inside, dan terkadang rabona kala beraks. Mereka juga mampu mengumpan dengan kaki kiri atau kanan dari sisi tersebut dengan menggunakan kaki bagian luar sehingga terkadang cara mengumpan mereka terlihat menjadi yang agak ganjil dan perputaran/guliran bola menjadi sesuatu yang aduhai.
Pemain yang beraksi di sisi kanan lapangan namun memiliki kaki kiri terkuat adalah sebuah hal yang begitu luar biasa dengan aksi-aksinya. Namun jika kita telaah lebih dalam,sebenarnya pamain berkaki kiri di sisi kanan lapangan tidak kalah aksinya dengan para inverted berkaki kanan yang beroperasi di sisi kiri lapangan. Hal yang membuapara pemian kaki kiri di sisi kanan lapangan begitu cemerlang dan hadir dalam spotlight lewat aksinya adalah karena jumlah pemain seperti ini (kidal) sangat sedikit bila dibandingkan dengan para manusia berkaki kanan.
Jika kita coba hitung atau mengingat para pemain inverted maka di sisi kiri namun beroperasi di sisi kanan sangat banyak, hal ini karena populasi manusia berkaki kanan alami sangat banyak.
Henry, Zidane, Ronaldinho, C.Ronaldo, Hazard, Ribbery, atau Sanchez, adalah sedikit dari sekian banyak pemain berkaki kanan yang sangat getol bermain di sisi kiri.
Sedangkan Messi, Robben, Bale masa kini, dan Di Maria adalah beberapa pemain yang berkaki alami kiri namun mengambil area permainan di sisi kanan. Adakah pemian lain seperti Messi yang performanya impresif dan laur biasa kala bermain di sisi sebalik dari kaki alaminya? Jika ada silahkan ditambahkan di kolom komentar.Jumlah mereka (Messi cs) pasti sangat sedikit sekali di kancah sepak bola dunia bila dibandingkan dengan Henry cs.
Secara konvensional, para pemain kidal akan beroperasi di sisi kiri juga. Hal ini adalah sebuah kewajaran karena dengan beroperasi di sisi kiri, mereka akan lebih mudah memberi umpan kepada rekan, baik bagi seorang bek sayap ketika overlap atau bagi para pemain sayap atau winger kiri . Secara alami para pemain kidal akan dihadapkan pada para pemain kanan alami dan kala dalam skema bertahan akan lebih mudah dihadapi baik melalui body contact yang minim , intersep, tackling, atau screen. Kala dalam pola menyerang lebih mudah melakukan dribbling dan gocekan. Dan perlu diingat para bek kiri atau pemian sayap kiri selalu menunjukkan performa istimewa karena lawan tanding mereka adalah manusia berkaki familiar di dunia sepak bola
 
Sebuah data yang dikeluarkan oleh National Geographic bahwa para manusia kidal jumlahnya populasinya adalah 8-10 % dari total populasi umat manusia di muka bumi ini dan didominasi oleh para pria. Hal ini makin mengecil bila kita kaitkan dengan ranah sepak bola. Mencari para pemain kidal saja sangat sulit saat ini apalagi mencari pemain kidal berkualitas. Masih ingat Jose Enrique, mantan bek kiri milik Liverpool yang memaksa Liverpool untuk menggaji sang pemain namun minim kontribusi di lapangan bahkan lebih banyak hanya duduk di bangku cadangan karena minimnya pemain kidal beredar di pasaran.
Namun semua pembahasan di atas akan sangat menarik bila kita bahas para pemain di sisi kiri dalam hal ini mereka yang berkaki alami kiri berhadapan juga dengan pemain berkaki alami kiri.
Mari kita tinjau kenapa aksi-aksi mereka sangat luar biasa. Kita ambil contoh pemain luar biasa di sisi ini adalah Messi. Messi biasa beroperasi di sisi kiri pertahanan lawan yang biasa berhadapan dengan pemain bertahan kidal lawan.
Untuk lebih memahami hal ini, saya akan gambarkan pertarungan dua pemain yang secara regular minimal 4 kali bertanding dalam satu musim di kompetisi domestic. Messi (Barcelona) vs Marcelo Real Madrid). Kenapa 2 pemain itu yang dihadapkan? Jawabnnya adalah karena Messi adalah inverted berkaki kiri terbaik dunia sampai sejauh ini dan Marcelo adalah bek kiri terbaik dunia untuk saat ini.
Secara alami dan juga melalui pendekatan lewat skill Messi, dia akan sangat mudah melewati pemain –pemain lawan di sisi kiri yang di jaga oleh manusia kidal seperti dirinya. Marcelo akan dua kali berkerja keras dan berpikir bila menghadapi pemain seperti Messi di sisi sebelah kiri (Roberto Carlos juga sudah mengalaminya) karena body faint dan juga driblling serta gocekan Messi secara dominan lebih sering memperdaya Marcelo

Joachim Low Bangga Dengan Tim Muda Jerman

Show More

Related Articles