stats count
LIGA INGGRIS

Mourinho Terancam Tak Didukung Pemainnya Lagi

 Manchester – Jose Mourinho pernah kehilangan kepercayan dari pemainnya di Real Madrid dan Chelesa. Kini hal serupa berpotensi terulang di Manchester United.

Dia kembali melontarkan komentar pedas pada pemainnya beberapa pekan terakhir, menyebut mereka kekanak-kanakan dan belum dewasa. Mou juga meratapi kekurangan dana transfer. Apa yang dipikirkan pemain ketika bosnya merasa mereka belum cukup baik?

Pelatih yang membawa Porto juara Liga Champions tahun 2004 ini terobsesi dengan kesuksesan, tetapi mendorong pemainnya terlalu keras. Mereka tampak kempis dan tanpa kepercayaan diri.

Saat melawan Southampton Mourinho berteriak memberikan instruksi pada Luke Shaw dari jarak lima meter, itu malah membuat Shaw tampak gugup dalam mengambil keputusan.

Mourinho sudah kehilangan Shaw dan Henrikh Mkhitaryan, mungkin disengaja karena dia ingin menjualnya. Tetapi, mereka harusnya merespon dengan performa apik agar klub merasa berat melepas mereka.

Jesse Lingard memberikan kesan ingin memberontak melawan Mourinho dengan performanya akhir-akhir ini. Awal musim ini mantan pelatih Inter itu enggan memainkannya, sekarang dia tak bisa tak diturunkan.

Pep Guardiola meningkatkan semua pemain City. Apakah Mourinho mendapat lebih dari Shaw atau Mkhitaryan? Marcus Rashford dan Anthony Martial tidak kalah potensinya dengan Leroy Sane dan Raheem Starling, tetapi Mourinho tidak bisa memaksimalkan pemain mudanya.

Manchester United membuat langkah besar di bawah arahan The Special One. Dia mengambil alih klub yang sedang dalam masa transisi dengan skuat yang sudah menua dan memenangkan dua trofi di musim pertamanya. Yang mereka perlukan adalah menumbuhkan kembali mood yang bagus di awal musim.

Sampai Oktober Setan Merah bermain dengan kebebasan, tetapi berubah ketika Mourinho menarik rem dengan bermain bertahan melawan Liverpool. Pemain City menikmati sekali gaya bermain mereka. Mourinho berhasil meraih trofi, tetapi dengan gaya bermain bertahan bila ada yang tidak berjalan dengan lancar hasilnya tidak akan menyenangkan.

Pelatih asal Portugal ini punya kualitas untuk membalikkan keadaan ini, tetapi dia tidak boleh melepaskan perasaan cinta kepada pemainnya. Ini sudah dia alami sebelumnya bahkan situasinya lebih parah dan bisa terulang lagi bersama Manchester United.

Untuk mengejar Manchester City mungkin akan sulit, tetapi mereka bisa membuat pemainnya kembali senang, begitu juga suporter.

Jelang lawan Everton, Mourinho mengaku akan mencoba mengubah peruntungan timnya, mencoba bermain dengan gaya lebih menyerang. Kita sudah sering mendengar kata-kata seperti ini darinya, tetapi di paruh kedua musim ini mari kita lihat apa perubahan yang akan Mou lakukan.

Show More

Related Articles