stats count
LIGA INGGRIS

Manajer Swansea Kritik Performa Buruk Renato Sanches Musim Ini

Swansea – Paul Clement yakin Renato Sanches sedang kesulitan untuk menumbuhkan kepercayaan dirinya. Manajer Swansea menyebut Renato ia tidak bisa melakukan hal-hal sederhana dengan benar yang membuatnya tampil meredup musim ini.

Pemain muda asal Portugal itu diganti oleh Clement setelah hanya bermain selama 45 menit dalam pertandingan melawan Chelsea. Pada akhirnya Swansea mengalami kekalahan dengan skor tipis 1-0 di laga yang digelar di Stamford Bridge, Kamis (30/11/2017) dini hari WIB.

Renato Sanches kurang percaya diri

Sanches telah menjalani delapan penampilan untuk The Swans sejak bergabung dengan klub tersebut dengan status pinjaman dari Bayern Munich pada bulan Agustus, namun ia telah gagal memberi kesan positif di Premier League, dengan Swansea tidak berhasil mendapatkan kemenangan dalam enam pertandingan terakhir mereka.

Pemain berusia 20 tahun itu digantikan oleh Leroy Fer saat Swansea dan Chelsea masih bermain tanpa gol pada awal babak kedua, dan Clement mengatakan pbahwa pergantian itu ia lakukan karena performa Renato, bukan karena kebugarannya.

“Dia tidak mengalami cedera. Dia bermain dengan buruk di babak pertama, bukan? Saya merasakannya karena dia pemain yang sangat berbakat. Saya tidak berpikir dalam permainan apa pun yang dimainkannya tahun ini, dia menunjukkan bakat yang dimilikinya,” tambahnya.

“Dia adalah pemain yang kesulitan untuk bermain dengan percaya diri. Ia kesulitan untuk mendapatkan performa terbaiknya. Kami percaya bahwa kami adalah lingkungan yang tepat baginya untuk memaksimalkan potensinya,” lanjut Clement.

Kesulitan Sanches untuk menunjukkan performa terbaiknya merupakan lanjutan dari kariernya yang gagal di Bayern Munich. Dia mengalami musim yang gagal di sepanjang 2016-17, di mana ia tidak mampu memberikan assist maupun gol dalam 25 pertandingan di semua kompetisi untuk Bayern.

 Baru 18 bulan yang lalu, mantan bintang Benfica tersebut dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik di Euro 2016 saat Portugal memenangkan kompetisi tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, namun Clement mengatakan bahwa Renato perlu memahami dasar-dasar permainannya.“Dia harus mulai dengan hal-hal mendasar, melakukan hal-hal sederhana dengan benar. Dia salah menempatkan banyak umpan sederhana. Keyakinannya sangat rendah. Dia sangat menginginkannya, hanya saja itu tidak terjadi padanya dalam permainan saat ini,” pungkasnya. (Sumber: Four Four Two)

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *