stats count
LIGA INGGRIS

Dapat Kartu Merah, Pemain Ini Serang Wasit Hingga Tewas

Xalapa – Seorang wasit harus meregang nyawa di rumah sakit Meksiko usai diserang pemain yang dia ganjar dengan kartu merah saat pertandingan.

Jose Valdemar Hernandez Capetillo kehilangan nyawanya setelah satu minggu dalam kedaan koma dengan menggunkan live support.

Dia dilarikan ke rumah sakit Xalapa, ibu kota negara bagian Veracruz, Meksiko Timur pada malan Natal usai diserang pemain tim amatir dari Guadalaraja saat pertandingan PEMEX – El Castilo Stadium. Dia meninggal dunia pada hari Sabtu (30/12).

Valentin Ramirez, ketua asosiasi wasit profesional AMA, mengatakan: “Jose Valdemar Hernandez Capetillo wasit part-time meninggal Sabtu dini hari karena cedera otak traumatis akut karena saat terjadi penyerangan oleh pemain di Pemex Stadium di Xalapa, Veraqcruz.

“Jalur hukum ditempuh untuk memastikan rekan kami mendapat keadilan setelah kematiannya,”

“Kami harus memberantas insiden semacam ini. Istirahat dalam damai Jose Valdemar Hernandez Capetillo.”

Pemain yang diidentifikasi dengan nama Milton saat ini sedang ditahan kepolisian setempat walau belum ada pernyataan resmi terkait hal ini.

Bulan lalu satu pertandingan sepak bola amatir di Fresnilo, kota terbesar kedua negara bagian Zacatecas, Meksiko tengah utara berakhir dengan eksekusi mengerikan seorang fans, dia ditembak di bagian kepala dari jarak dekat oleh pendukung lawan setelah bertengkar dengan tangan kosong.

Pria bersenjata tersebut – rekan disampingnya juga memegang senjata api – menghampiri korban yang tumbang dan kemudian menembaknya kembali dari jarak dekat di depan beberapa anak kecil.

Salah satu anak-anak yang menyaksikan kejadian tersebut tidak histeris dengan kajadian tersebut dan seperti orang yang biasa melihat kekejaman seperti itu.

Pada bulan November tahun lalu seorang wasit juga harus merengang nyawa di Tulancingo, negara bagian Meksiko. Dia meninggal setelah dipukul oleh pemain yang dia kartu merah. Pemain tersebut kemudian lari dengan dengan mobil meninggalkan situasi kacau di lapangan. (Sumber: nzherald.co.nz)

Show More

Related Articles